11 March 2016

Tips Menjaga Keawetan Baterai Smartphone Anda


Kolom Website - Apple, Blackberry, Samsung dan merek global lainnya tiap tahunnya menghadirkan smartphone-smartphone baru dengan mobile OS yang powerfull, seperti Androidnya Google, iOSnya Apple, dan lainnya. Yang mana mengijinkan pengguna untuk bermain game, mendengarkan mp3, mengambil gambar, ataupun mengakses internet bahkan streaming video. Dan aktivitas tersebut tentunya menguras kinerja baterai anda. Dan berikut beberapa tips dari kami untuk menjaga keawetan baterai smartphone anda :

1. Matikan Getaran 
Vibrations atau getaran adalah fitur bagus untuk memberitahu kita tentang telpon atau pesan masuk ketika kita berada di bioskop, rapat, atau tempat lain yang mana itu dibutuhkan untuk menjaga telpon kita agar tanpa suara. Di tempat yang tak mempermasalahkan hal tersebut, akan lebih baik bagi kita untuk menggunakan ringtones sebagai notifikasi jika anda ingin menjaga baterai anda lebih tahan lama.
Vibration atau getaran sebenarnya menggunakan energi lebih besar daripada ringtones. Suara yang dihasilkan oleh ringtones adalah getaran yang sangat halus di speaker smartphonemu. Dibandingkan dengan mengguncang seluruh smartphone melalui vibration/getaran, memainkan ringtone pastinya mengurangi tenaga yang dikeluarkan baterai smartphonemu.

2. Redupkan Layarmu
Tips yang satu ini berpengaruh drastis terhadap bateraimu. Jelas dengan meredupkan layarmu akan mengurangi asupan energi baterai smartphonemu yang mana kita harus mengaktifkan layar kapanpun kita menggunakan hape. Jika layar kita menyala terlalu cerah setiap menit ketika kita mengecek email dan sebagainya, itu nantinya akan dengan cepat mengurangi energi bateraimu. Auto Brightness Setting memungkinkan smartphone untuk mengatur kecerahan ke level terbaik untuk membaca sementara dapat menghemat umur baterai anda.
Meskipun di sisi lain, kamu dapat mempertimbangkan mengatur tingkat kecerahannya ke level terredup yang mana kamu masih bisa membaca tanpa harus memaksakan kedua matamu. Dengan melakukannya maka secara ajaib daya tahan bateraimu akan tahan lama.

3. Memperpendek Masa Nyala Layarmu
Cara yang sama, jika kamu mengharapkan mengurangi pemakaian baterai di sisi layar smartphonemu, kamu patutnya mempertimbangkan “Memperpendek Masa Nyala Layarmu”. Hal ini menentukan berapa lama layarmu akan menyala setelah kamu berinteraksi dengannya.
Tidak semua dari kita yang mempunyai kebiasan mengunci layar hape setelah menggunakannya, hanya membiarkan menyala sendirinya. Menjaga durasi pendek masa layar kita akan memastikan bahwa hape kita tidak menyia-nyiakan energi ketika kita tidak menggunakannya.

4. Mematikan HP Ketika Tidak Digunakan
Meskipun benar bahwa menghidupkan hapemu dari kondisi mati menghabiskan banyak daya baterai daripada mengunci hapemu, mematikannya beberapa jam dapat menghemat baterai daripada membiarkannya dalam kondisi sleep atau tidak aktif. Jika kamu sedang tidak memegang hapemu untuk beberapa waktu, seperti dalam keadaan meeting atau tidur, kamu sebenarnya dapat memangkas pemakaian sejumlah energi jika kamu mematikannya. 
Kamu mungkin penasaran mengapa kamu harus terlalu khawatir mengenai baterai ketika kamu bisa mengecharge di rumah saat kamu tidur. Sebenarnya, hal tersebut ketika dicharge berulang-ulang dapat mengurangi volume baterai tersebut. Untuk beberapa baterai, cara terbaik adalah menghemat sebanyak yang kamu bisa jadi bateraimu bisa mempertahankan kapasitas originalnya sebanyak mungkin.

5. Charge Bateraimu Dengan Benar
Berbicara tentang mengecharge hape, umumnya ada 2 jenis baterai yang bisa dicharge kembali untuk smartphone. Lithium-ion (Li-Ion), and Nickel-base batteries: namely Nickel-Metal Hydride (NiMH) and Nickel-Cadmium (NiCd).
Kapasitas baterai di Baterai tipe NiCd dapat berkurang setiap kali anda mengechargenya. Namun Baterai tipe NiCd punya siklus hidup lebih lama, contohnya mereka dapat diisi ulang lebih sering daripada tipe Baterai tipe NiMH sebelum berhenti bekerja. Baterai Dasar Nickel seharusny diisi ulang (sampai penuh) ketika mereka kekurangan dayanya, dan bukan ketika mereka masih punya energi cukup yang tersisa. 
Baterai tipe Li-Ion punya siklus hidup yang lebih lama diantara 3 tipe baterai tersebut tetapi baterai tipe ini juga perlu dicharge lebih sering (bahkan ketika baterai sedang tidak digunakan) untuk mempertahankan kapasitas original baterainya. Untuk menjaga bateraimu lebih lama, cari tahu tentang tipe baterai smartphone yang kamu gunakan dan menjaga kesesuaian saat mencharge dengan penggunaan yang minim.
6. Tutup Aplikasi Yang Tidak Digunakan
Beberapa dari kita membuka aplikasi setelah aplikasi lainnya dan lupa menutupnya bahkan setelah lama tidak digunakan. Kemampuan multi-tasking ini adalah fitur umum pada smartphone, tetapi juga ini adalah alasan penting mengapa umur baterai cepat terkuras dengan mudah. Hal buruknya dimana bateraimu berkurang bahkan ketika kamu tidak menggunakan mereka. Membiarkan aplikasi tersebut terbuka akan menyisakan setengah bar bateraimu.
Sesering mungkin, tutup aplikasi-aplikasimu jika kamu tidak menggunakannya. Ada beberapa aplikasi yang dapat mengelola fitur multitasking di smartphonemu untuk memastikan ia bekerja seawet mungkin untuk menjaga umur baterai tanpa penggunaan yang berbahaya. Seperti aplikasi Advanced Task Killer.

7. Matikan GPS
Beberapa aplikasi menggunakan baterai lebih banyak dari lainnya, aplikasi kebanyakan yang membutuhkan Sistem GPS. Smartphonemu punya fitur GPS yang mengizinkan mengirim dan menerima sinyal kepada dan dari satelite untuk menentukan lokasimu dengan tepat, yang mana sudah terintegrasi untuk beberapa aplikasi, contohnya, aplikasi map Google Maps atau check-in di Facebook.
Ketika membiarkannya berjalan di sisi background, beberapa aplikasi ini mungkin saja mengirim dan menerima sinyal. Hal tersebut menguras banyak baterai secara terus menerus, bahkan ketika kita tidak menyadarinya. Karenanya, kamu harus memastikan bahwa aplikasi tertentu ini sudah di close ketika tidak digunakan. Cara yang lebih extreme adalah dengan mematikan layanan lokasi ketika aplikasi tersebut meminta menggunakannya. Hal tersebut mungkin menurunkan efisiensi dari aplikasi ini tetapi keuntungannya lokasimu tidak akan dilacak dan beberapa pengguna sengaja melakukan tersebut untuk alasan privasi. 

8. Matikan Bluetooth, Wi-Fi, 3G/4G Ketika Tidak Digunakan
Energi baterai selalu digunakan kapanpun saat smartphonemu mencari sinyal, Wi-Fi, 3G atau Bluetooth dan lainnya. Ketika tangkapan sinyalnya lemah, hape akan terus mencari untuk mencapai koneksi yang benar-benar bagus. Pencarian berulang-ulang seperti ini dapat dengan mudah membuat level bateraimu berkurang.
Apa yang saya maksud adalah bahwa kamu harus mematikan Wi-Fimu atau Bluetoothmu ketika kamu tak memerlukannya. Cara yang baik dapat dengan berpindah ke mode Pesawat atau matikan hapenya saat tidak ada sinyal.
Di sisi lain, ketika kamu perlu tangkapan sinyal yang baik, tempatkan atau posisikan hapemu di zona yang memiliki konektivitas tinggi. Ini akan mencegah smartphonemu dari mencari koneksi berulang-ulang dan menghabiskan bateraimu dengan berganti-ganti sinyal.

9. Minimize Notifikasi
Dengan konektivitas internet yang stabil, kita cenderung mendapat notifikasi di smartphone setiap saat, update dari berita terbaru, email, score tertinnggi dari game, add-ons aplikasi dan lainnya. Tetapi saya yakin bahwa kamu hanya ingin mendapat notifikasi dari hal-hal penting seperti pesan text baru, atau pesan dari whatsapp. 

10. Buat Hape Tetap Pada Temperatur Yang Sejuk
Beberapa dari kita bertanya-tanya kenapa baterai kita terkuras habis ketika smartphone dalam keadaan panas. Simplenya, jangan biarkan smartphones anda berada di bawah matahari atau berada di tempat yang panas. 
Salah satu kejadian umum adalah meninggalkan smartphone di mobil saat sedang diparkir dalam keadaan berjemur. Baterai akan berfungsi optimal di lingkungan dingin, jadi waspadalah dan cobalah untuk menghindari, skenario dimana smartphone terlalu panas.

0 komentar: