1. Matikan Getaran
Vibrations atau getaran adalah fitur bagus untuk memberitahu kita
tentang telpon atau pesan masuk ketika kita berada di bioskop, rapat, atau
tempat lain yang mana itu dibutuhkan untuk menjaga telpon kita agar tanpa
suara. Di tempat yang tak mempermasalahkan hal tersebut, akan lebih baik bagi
kita untuk menggunakan ringtones sebagai notifikasi jika anda ingin menjaga
baterai anda lebih tahan lama.
Vibration atau getaran sebenarnya menggunakan energi lebih besar
daripada ringtones. Suara yang dihasilkan oleh ringtones adalah getaran yang
sangat halus di speaker smartphonemu. Dibandingkan dengan mengguncang seluruh
smartphone melalui vibration/getaran, memainkan ringtone pastinya mengurangi
tenaga yang dikeluarkan baterai smartphonemu.
2. Redupkan Layarmu
Tips yang satu ini berpengaruh drastis terhadap bateraimu. Jelas
dengan meredupkan layarmu akan mengurangi asupan energi baterai smartphonemu
yang mana kita harus mengaktifkan layar kapanpun kita menggunakan hape. Jika
layar kita menyala terlalu cerah setiap menit ketika kita mengecek email dan
sebagainya, itu nantinya akan dengan cepat mengurangi energi bateraimu. Auto
Brightness Setting memungkinkan smartphone untuk mengatur kecerahan ke level
terbaik untuk membaca sementara dapat menghemat umur baterai anda.
Meskipun di sisi lain, kamu dapat mempertimbangkan mengatur
tingkat kecerahannya ke level terredup yang mana kamu masih bisa membaca tanpa
harus memaksakan kedua matamu. Dengan melakukannya maka secara ajaib daya tahan
bateraimu akan tahan lama.
3. Memperpendek Masa Nyala Layarmu
Cara yang sama, jika kamu mengharapkan mengurangi pemakaian
baterai di sisi layar smartphonemu, kamu patutnya mempertimbangkan
“Memperpendek Masa Nyala Layarmu”. Hal ini menentukan berapa lama layarmu akan
menyala setelah kamu berinteraksi dengannya.
Tidak semua dari kita yang mempunyai kebiasan mengunci layar hape
setelah menggunakannya, hanya membiarkan menyala sendirinya. Menjaga durasi
pendek masa layar kita akan memastikan bahwa hape kita tidak menyia-nyiakan
energi ketika kita tidak menggunakannya.
4. Mematikan HP Ketika Tidak Digunakan
Meskipun benar bahwa menghidupkan hapemu dari kondisi mati
menghabiskan banyak daya baterai daripada mengunci hapemu, mematikannya
beberapa jam dapat menghemat baterai daripada membiarkannya dalam kondisi sleep
atau tidak aktif. Jika kamu sedang tidak memegang hapemu untuk beberapa waktu,
seperti dalam keadaan meeting atau tidur, kamu sebenarnya dapat memangkas
pemakaian sejumlah energi jika kamu mematikannya.
Kamu mungkin penasaran mengapa kamu harus terlalu khawatir
mengenai baterai ketika kamu bisa mengecharge di rumah saat kamu tidur.
Sebenarnya, hal tersebut ketika dicharge berulang-ulang dapat mengurangi volume
baterai tersebut. Untuk beberapa baterai, cara terbaik adalah menghemat
sebanyak yang kamu bisa jadi bateraimu bisa mempertahankan kapasitas
originalnya sebanyak mungkin.
5. Charge Bateraimu Dengan Benar
Berbicara tentang mengecharge hape, umumnya ada 2 jenis baterai
yang bisa dicharge kembali untuk smartphone. Lithium-ion (Li-Ion), and
Nickel-base batteries: namely Nickel-Metal Hydride (NiMH) and Nickel-Cadmium
(NiCd).
Kapasitas baterai di Baterai tipe NiCd dapat berkurang setiap kali
anda mengechargenya. Namun Baterai tipe NiCd punya siklus hidup lebih lama,
contohnya mereka dapat diisi ulang lebih sering daripada tipe Baterai tipe NiMH
sebelum berhenti bekerja. Baterai Dasar Nickel seharusny diisi ulang (sampai
penuh) ketika mereka kekurangan dayanya, dan bukan ketika mereka masih punya
energi cukup yang tersisa.
Baterai tipe Li-Ion punya siklus hidup yang
lebih lama diantara 3 tipe baterai tersebut tetapi baterai tipe ini juga perlu
dicharge lebih sering (bahkan ketika baterai sedang tidak digunakan) untuk
mempertahankan kapasitas original baterainya. Untuk menjaga bateraimu lebih
lama, cari tahu tentang tipe baterai smartphone yang kamu gunakan dan menjaga
kesesuaian saat mencharge dengan penggunaan yang minim.
6. Tutup Aplikasi Yang Tidak Digunakan
Beberapa dari kita membuka aplikasi setelah aplikasi lainnya dan
lupa menutupnya bahkan setelah lama tidak digunakan. Kemampuan multi-tasking
ini adalah fitur umum pada smartphone, tetapi juga ini adalah alasan penting
mengapa umur baterai cepat terkuras dengan mudah. Hal buruknya dimana bateraimu
berkurang bahkan ketika kamu tidak menggunakan mereka. Membiarkan aplikasi
tersebut terbuka akan menyisakan setengah bar bateraimu.
Sesering mungkin, tutup aplikasi-aplikasimu jika kamu tidak
menggunakannya. Ada beberapa aplikasi yang dapat mengelola fitur multitasking
di smartphonemu untuk memastikan ia bekerja seawet mungkin untuk menjaga umur
baterai tanpa penggunaan yang berbahaya. Seperti aplikasi Advanced Task Killer.
7. Matikan GPS
Beberapa aplikasi menggunakan baterai lebih banyak dari lainnya,
aplikasi kebanyakan yang membutuhkan Sistem GPS. Smartphonemu punya fitur GPS
yang mengizinkan mengirim dan menerima sinyal kepada dan dari satelite untuk
menentukan lokasimu dengan tepat, yang mana sudah terintegrasi untuk beberapa
aplikasi, contohnya, aplikasi map Google Maps atau check-in di Facebook.
Ketika membiarkannya berjalan di sisi background, beberapa
aplikasi ini mungkin saja mengirim dan menerima sinyal. Hal tersebut menguras
banyak baterai secara terus menerus, bahkan ketika kita tidak menyadarinya.
Karenanya, kamu harus memastikan bahwa aplikasi tertentu ini sudah di close
ketika tidak digunakan. Cara yang lebih extreme adalah dengan mematikan layanan
lokasi ketika aplikasi tersebut meminta menggunakannya. Hal tersebut mungkin
menurunkan efisiensi dari aplikasi ini tetapi keuntungannya lokasimu tidak akan
dilacak dan beberapa pengguna sengaja melakukan tersebut untuk alasan
privasi.
8. Matikan Bluetooth, Wi-Fi, 3G/4G Ketika Tidak Digunakan
Energi baterai selalu digunakan kapanpun saat smartphonemu mencari
sinyal, Wi-Fi, 3G atau Bluetooth dan lainnya. Ketika tangkapan sinyalnya lemah,
hape akan terus mencari untuk mencapai koneksi yang benar-benar bagus.
Pencarian berulang-ulang seperti ini dapat dengan mudah membuat level bateraimu
berkurang.
Apa yang saya maksud adalah bahwa kamu harus mematikan Wi-Fimu
atau Bluetoothmu ketika kamu tak memerlukannya. Cara yang baik dapat dengan
berpindah ke mode Pesawat atau matikan hapenya saat tidak ada sinyal.
Di sisi lain, ketika kamu perlu tangkapan sinyal yang baik,
tempatkan atau posisikan hapemu di zona yang memiliki konektivitas tinggi. Ini
akan mencegah smartphonemu dari mencari koneksi berulang-ulang dan menghabiskan
bateraimu dengan berganti-ganti sinyal.
9. Minimize Notifikasi
Dengan konektivitas internet yang stabil, kita cenderung mendapat
notifikasi di smartphone setiap saat, update dari berita terbaru, email, score
tertinnggi dari game, add-ons aplikasi dan lainnya. Tetapi saya yakin bahwa kamu
hanya ingin mendapat notifikasi dari hal-hal penting seperti pesan text baru,
atau pesan dari whatsapp.
10. Buat Hape Tetap Pada Temperatur Yang Sejuk
Beberapa dari kita bertanya-tanya kenapa baterai kita terkuras
habis ketika smartphone dalam keadaan panas. Simplenya, jangan biarkan
smartphones anda berada di bawah matahari atau berada di tempat yang
panas.
Salah satu kejadian umum adalah meninggalkan smartphone di mobil
saat sedang diparkir dalam keadaan berjemur. Baterai akan berfungsi optimal di
lingkungan dingin, jadi waspadalah dan cobalah untuk menghindari, skenario
dimana smartphone terlalu panas.
0 komentar:
Post a Comment